Cara Mengobati Rematik secara Alami

Rematik bukan lagi penyakit yang asing. Banyak kasus dari rematik dialami oleh para orang tua dan lanjut usia. Apa itu rematik? Menurut alodokter.com rematik adalah penyakit yang menimbulkan rasa sakit akibat otot atau persendian. Hal ini terjadi karena otot atau persendian mengalami peradangan dan pembengkakan. Menurut hellosehat.com remakit adalah sejenis penyakit auto imin yang membuat sendi-sendi kaku dan meradang. Peradangan disebabkan oleh kekebalan tubuh yang terganggu dan malah menyerang jaringan sendi tubuh sehati hingga membuatnya menjadi rusak. Lalu bagaimana cara mengobatinya? Biasanya dokter akan memberikan obat anti  radang, obat pereda nyeri dan obat-obatan lainnya yang dapat memperlambat atau menghentikan penyakit. Namun kamu dapat menggunakan bahan alami sebagai cara mengobati rematik. Apa saja bahan alami tersebut? Dilansir dari hellosehat.com terdapat beberapa pilihan obat rematik alami yang dapat digunakan untuk meredakan peradangan dan gejala rematik.

  1. Kunyit

Kunyit mengandung bahan aktif seperti kurkumin yang mampu mengurang pembengkakan dan nyeri pada rematik. Kunyit efektif dalam mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada pasien rematik daripada menggunakan obat diklofenak atau obat antiradang yang digunakan untuk meredakan nyeri sendi.

  1. Ekstrak teh hijau

Teh hijau memiliki kandungan katekin yang kaya dan senyawa yang penting untuk melawan rematik. Mengonsumsi teh hijau dan dibarengi dengan olahraga yang rutin dapat menurunkan gejala rematik. Namun, teh hijau dapat bereaksi atau mengurangi kerja obat-obat tertentu.

  1. Jahe

Jahe dikenal memiliki efek anti peradangan seperti ibuprofen. Ibu profen adalah obat yang memiliki fungsi untuk meredakan nyeri berbagai kondisi seperti sakit kepala, nyeri hadi, sakit gigi, dan rematik. Jahe juga dapat digunakan sebagai cara mengobati rematik alami untuk membantu meringankan efek samping dari pengobatan rematik sebelumnya seperti mual atau muntah.

  1. Minyak ikan

Minyak ikan memiliki komponen utama, yaitu omega 3 yang merupakan salah satu lemak sehat yang dibutuhkan oleh tubuh. Asam lemak omega 3 paling banyak ditemukan pada ikan tuna dan mackerel. Omega 3 dapat membantu mencegah peradangan kronis dan mengurangi gejala yang berhubungan dengan nyeri sendi. Asam lemak omega 3 dalam suplemen biasanya memberikan beberapa efek yang serupa dengan obat anti radang non setroidal atau NSAID.

Kamu juga harus perlu tahu, beberapa dari minyak ikan mengandung kadar merkuri yang tinggi. Merkuri adalah salah satu logam berat yang sangat berbahaya dan beracun bagi kesehatan dan juga lingungan. Merkuri juga dapat menyebabkan fungsi tubuh tidak normal dan dapat berpindah dalam jarak jauh di atmosfer. Kamu perlu berkonsultasi terlebih dahulu tentang pemakaian dari minyak ikan ini.

  1. Bawang putih

Bawang putih memiliki efek anti radang yang cukup baik karena dapat menghambat produksi sitokin, yaitu salah sati zat yang berpedan dalam peradangan.

  1. Lada hitam

Ini dapat digunakan untuk meredakan nyeri dan pembengkakan seara alami. Zat yang memberi rasa panas pada cabai digunakan dalam gel dan krim sebagai pengobatan radang sendi.

Sebelum kamu mengonsumsi bahan-bahan tersebut sebagai cara mengobati rematik, kamu harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Beberapa bahan dapat memberikan efek samping apada tubuh jika dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan lainnya. Kamu dapat berkonsultasi dengan dokter dan meminta saran sebaiknya bahan manakah yang dapat kamu konsumsi jika dibarengi dengan obat yang sudah atau sedang kamu konsumsi sebelumnya. Kamu dapat mengonsumsi bahan alami setelah mendapat persetujuan dari dokter agar obat tersebut dapat bekerja dengan baik bagi tubuh.