Tips Membeli Asuransi Kecelakaan

Jumlah kendaraan di Indonesia semakin hari semakin meningkat, sedangkan tidak semua daerah memiliki fasilitas jalan yang memenuhi standar keamanan. Kondisi ini memang akan membuat anda setidaknya memikirkan kembali untuk membeli asuransi kecelakaan. Asuransi kecelakaan menjadi sebuah kebutuhan untuk memberikan setidaknya rasa aman dalam diri anda.

Jikapun terjadi sebuah kecelakaan nantinya anda akan dengan mudah mengklaim polis yang sudah anda sepakati.

Namun, kejadian di lapangan terkadang tidak seindah yang kita bayangkan. Banyak sekali pemegang polis asuransi apapun jenisnya mengalami sebuah masalah klasik yakni permasalahan pada bagian pencairan klaim asuransi mereka.

Sebenarnya, jika anda teliti pada awal membeli asuransi semuanya akan berjalan dengan baik baik saja.

Sebagian besar masalah ini terjadi karena adanya perbedaan data sampai dengan perjanjian polis asuransi dengan tuntutan klaim yang di ajukan oleh pemegang polis ini.

Maka dari itu, jauh hari sebelum memutuskan membeli asuransi anda harus paham dengan sempurna semua isi perjanjian yang ada, jikapun diperlukan anda bisa konsultasi dengan ahlinya.

Dalam artikel ini, kami akan memberikan rekomendasi kepada anda beberapa tips acuan sederhana yang bisa anda jadikan patokan dasar sebelum memutuskan membeli asuransi kecelakaan.

Data harus lengkap jangan ada yang disembunyikan

Sebelum anda membeli asuransi kecelakaan ini, data diri dan riwayat anda harus diberikan dengan sejelas jelasnya. Banyak orang mengabaikan masalah ini, dan mereka nanti akan mengalami masalah dalam proses klaim padahal kesalahan bukan dari pihak asuransinya.

Data yang lengkap dan akurat ini sebenarnya menjadi sebuah landasan kuat anda dalam hal klaim polis nantinya.

Minimal dari sisi identitas standar anda bisa berpatokan dengan KTP atau SIM, kemudian identitas penunjang seperti kartu keluarga sudah sangat cukup.

Dan jangan lupa, cek juga hasil input yang dimasukkan oleh petugas asuransi yang mendata anda. Dari sisi ejaan nama, alamat, tempat tinggal harus sama dengan identitas asli.

Identitas keluarga dari anak, istri juga harus anda berikan sepenuhnya

Memberikan identitas keluarga sama pentingnya ketika anda memberikan identitas diri sebagai pemegang polis tunggal.

Salah satu alasan utamanya adalah ketika pemegang polis nanti misalkan tiba tiba menghilang dan kena musibah maka sudah pasti anda bisa mewariskan ke anak anda atau istri anda.

Singkatnya sebagai anggota keluarga anda juga harus peka dan responsif dalam kondisi ini.

Lakukan pelaporan dengan cepat jika terjadi sesuatu musibah kematian misalkan kepada agen asuransi tempat pemegang polis terdaftar, ceritakan hubungan anda dengan pemegang polis kemudian nanti dicek dan bisa dilakukan pemberian premi asuransi sampai dengan alih waris pemegang polis.

Sebagai tambahan dalam point ini, wajib hukumnya anda juga menyampaikan ke semua anggota keluarga anda jika saat ini anda sedang menggunakan asuransi apa, dimana, dan apa saja isi perjanjiannya termasuk dalam hal klaim polis dengan rinci dan transparan.

Tidak semua kecelakaan di-cover, pahami ini dengan baik!

Dalam point ini akan rentan sekali dengan selisih paham antara pemegang polis yang bersikeras mendapatkan premi sedangkan pihak asuransi tidak menganggap itu masuk dalam kriteria mendapatkan premi cover.

Anda harus mengetahui hal ini jauh – jauh hari sebelum anda membeli asuransi kecelakaan. Tanyakan jenis kecelakaan apa saja yang tidak mendapatkan cover penuh kemudian bisa anda jelaskan nanti ke anggota keluarga sehingga meminimalisir terjadinya pertikaian.

Biasanya, setiap terjadi kecelakaan pihak asuransi memilik tim khusus yang akan melakukan proses identifikasi korban.

Contoh sederhana saja, ketika anda mengendarai mobil tengah malam dengan kecepatan tinggi kemudian menabrak.

Setelah di periksa ternyata anda mengantuk, mengonsumsi miras, maka dalam kondisi ini anda tidak akan mendapatkan premi sama sekali ini dicatat murni kesalah anda sendiri bukan termasuk musibah.